Showing posts with label Operating System. Show all posts
Showing posts with label Operating System. Show all posts

Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu (Part 1)

Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada postingan kali ini saya bicara mengenai hal-hal yang berat, saya jadi lupa kalau mungkin diluar sana banyak para newbie yang masih belajar linux seperti saya yang masih sangat asing dengan perintah-perintah dasar di linux. Untuk itulah saya menulis artikel ini, karena perintah-perintah di linux ini akan sangat diperlukan untuk pengoperasian kedepannya. Oke, langsung saja kita absen mereka satu per satu!

[ sudo ]
Makhluk pertama ini bernama SUDO. Mungkin jika anda browsing tutorial-tutorial linux di website lain dan menemukan makhluk ini diawalan sebuah perintah anda akan bertanya-tanya.."mahluk apakah ini?" :D
Saya perkenalkan ya...sudo adalah singkatan dari Super User DO. Artinya, mendeklarasikan bahwa yang akan memberi perintah adalah Super User atau lebih familiarnya Administrator. Contoh :
sudo apt-get installa apache

[ apt-get ]
Yang kedua adalah makhluk bernama apt-getIni singkatan dari Aptitude-getDigunakan ketika kita mau menginstall sebuah paket di linux. Jika mau menginstall contohnya sama dengan contoh pertama. Tapi jika anda mau me-uninstall paket. maka perintahnya jadi seperti ini :
sudo apt-get remove apache
Atau bisa juga dengan ini, cara uninstall paket dengan lengkap
sudo apt-get remove --purge apache


[ ls ]
Teman kita yang selanjutnya bernama ls. Digunakan untuk menampilkan list file atau direktori di linux. Untuk atributnya, silahkan lihat dengan mengetikkan perintah ls -h (help page). Tapi output darils tanpa atribut lainnya kadang tidak membantu. Biasanya saya menambahkan atribut -lah untuk melihat siapa ownernya, dan berapa ukurannya (readable format).


Grep ]
Selanjutnya, ada GREP. Makhluk ini berguna untuk memfilter list file atau direktori yang ditampilkan ls sesuai dengan pola yang kita tentukan. Misalnya, dalam sebuah folder ada banyak file dengan berbagai macam ekstensi, dan kita hanya akan menampilkan ekstensi *.txt saja. Perintahnya adalah :
ls -lah | grep *.txt
Output dari perintah diatas adalah menampilkan list file yang berekstensi *.txt saja. Tidak lebih. Grep juga bisa digunakan dengan pola lain, misalnya berdasarkan nama file yang mengandung "xxx". Contoh :
ls -lah | grep UPDATE
Outputnya adalah semua file atau direktori yang mengandung kata "UPDATE" akan dimunculkan.


[ awk ]
Berikutnya adalah AWK. Saya menganggap awk sebagai adik sepupu-nya grep. kenapa? karena secara fungsional keduanya bisa dikatakan mirip. Jika grep memfilter list file atau direktori berdasarkan pola, maka awk dapat memfilter content didalam sebuah file berdasarkan pola yang kita buat, dan membaca content file tersebut sebagai variable. Keren bukan? Untuk penjelasan dan praktek-nya silahkan mampir ke link yang saya cantumkan diatas.


[ rm ]
Selanjutnya ada rm. Dari inisialnya, mungkin sudah tau lah ya apa singkatannya? :D Jika tidak bisa menebak baiklah, singkatannya adalah removeFungsinya? Tidak perlu saya jelaskan kan? haha. Tapi ada bedanya antara menghapus file, atau menghapus direktori. Sedikit kok! Tapi baiklah, jika anda tidak mau susah, saya berikan contoh :D
Untuk menghapus file cukup dengan :
rm namafile 
Untuk menghapus direktori :
rm -rf namafolder

[ iptables ]
Selanjutnya ada teman kita yang bernama IPTABLES. Jangan mau memakai linux jika anda tidak mau berteman dengan iptables, karena resikonya cukup krusial menurut saya. Kenapa? Server anda perlu diberikan firewall untuk pengamanan, dan iptables bisa sangat membantu anda  secara cuma-cuma untuk melindungi data-data berharga anda dari para hacker cecunguk! hahaha. 


[ nano ]
Nano digunakan untuk editor file. Jika anda mau membuat file maka nano inilah yang kita gunakan sebagai editor. 
nano biodata_ano
Begitulah kurang lebih contohnya :D


[ rsync ]
Tidak tau ya,  tapi sepertinya rsync teman kita yang satu ini cukup dekat dengan mirroring. Tapi sebenarnya dia sangat efektif untuk transfer / copy file berukuran besar yang tujuannya bukan untuk mirroring. rsync membuat transfer / copy file berukuran besar jadi lebih cepat dan mudah.

Semoga perintah-perintah dasar di linux ini bisa menjadi akrab dengan keseharian anda. Percaya saya, mereka semua menyenangkan meskipun pada awalnya sangat menjengkelkan! #makin parah ngelanturnya -__-
Artikel ini akan saya sambung, karena cukup banyak yang akan saya sampaikan mengenai perintah-perintah dasar di linux yang harus anda ketahui.

Salam Penguin! *_*

Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu (Part 2)

Assalamualaikum Wr.Wb.
Pada postingan sebelumnya saya sudah menuliskan banyak perintah-perintah dasar di linux (part 1). Pada postingan ini saya akan melanjutkan tugas saya berbagi dengan anda, blog ini adalah lanjutan dari postingan saya sebelumnya karena masih banyak perintah-perintah yang harus anda ketahui di linux. Oke langsung saja ya :D

[ cat ]
Teman kita yang satu ini bernama cat, tapi bukan kucing ya! :D untuk singkatannya saya juga tidak tau apa, tapi yang pasti cat bisa kita gunakan untuk melihat isi filetanpa harus membuka file tersebut. Cara penggunaan :
root@apocalypsix:# cat blogging.txt
Perintah diatas akan menampilkan isi dari file blogging.txt tanpa harus membukanya.

[ tail ]
Selanjutnya ada tail, biasanya tail digunakan untuk mengikuti perkembangan dari sebuah file secara real time. Seperti misalnya pada file access.log milik apache. Jikaserver anda adalah termasuk server yang sibuk dari transaksi web, log nya akan tersimpan di dalam file access.log. Dan kita bisa mengikuti perkembangan file tersebut secara real time. Cara menggunakan :
tail -f /var/log/apache2/access.log
[ tar ]
Yang selanjutnya adalah tar. Tar digunakan untuk mengkompress sebuah file, jika di windows mungkin tar mirip dengan winrar, tapi dari segi kompresi saya rasa tar lebih baik daripada winrar :D Cara mengkompres file tar di linux :
tar cf /path/anda/menyimpan/file.tar /path/file/yang/akan/anda/kompres
Sebenarnya ada banyak parameter pada perintah tar. Untuk melihat lebih jelasnya silahkan  lihat dengan mengetikkan perintah tar --help

[ fsck ]
Selanjutnya ada fsck. FSCK berfungsi sebagai file systemchecker, kadang perintah ini harus kita gunakan ketika file system kita mengalami crash.

[ locate ]
Teman kita yang selanjutnya bernama locate. Biasanya digunakan untuk mencari file di linuxCara mencari file di linux :
locate access.log
Perintah diatas adalah mencari file access.log. Outputnya akan menampilkan path dimana file access.log tersimpan.

[ mount ]
Selanjutnya ada mount. Digunakan ketika kita mau melakukan mount harddisk external di linux, mount flashdisk di linux, atau mount partisi windows di linux.

[ ifconfig ]
Teman kita yang selanjutnya adalah ifconfig. Digunakan untuk mengkonfigurasi networking di linux. Tapi jika perintah ini di eksekusi tanpa parameter lain maka yang tampil adalah konfigurasi networking yang sudah terpasang di system anda. Memperlihatkan status Network Interface Card, memperlihatkan juga konfigurasi yang sudah terpasang didalamnya. Untuk mengkonfigurasi networking di linux anda bisa melakukannya di file /etc/network/interfaces. Tinggal edit file tersebut dengan editor nano.

Baiklah, menurut saya sesi untuk tutorial perintah - perintah dasar di linux cukup sampai artikel ini. Sebenarnya dari setiap perintah kita bisa mengkombinasikannya dengan perintah-perintah lain. Saya yakin seiring berjalannya waktu anda akan semakin terbiasa dan berteman semakin dekat dengan mereka! Seperti biasa, saya mengingatkan jika anda mengalami kesulitan di linux anda bisa menanyakannya kepada saya dengan menuliskannya di komentar.

Salam Penguin! *_*

Sumber : Tutorial Ubuntu Indonesia